Hakikat Paceklik ( Kemarau )
Dari Abu Hurairah radhiyallahu anhu, Rasulullah ﷺ bersabda :
لَيْسَتِ السَّنَةُ بِأَنْ لَا تُمْطَرُوا وَلَكِنْ السَّنَةُ أَنْ تُمْطَرُوا وَتُمْطَرُوا وَلَا تُنْبِتُ الْأَرْضُ شَيْئًا
“Paceklik (kemarau) itu bukanlah dengan kalian tidak diberi hujan, tapi paceklik itu adalah kalian dihujani dan dihujani tetapi bumi tidak menumbuhkan apa pun.” (HR. Muslim)
Makna kata As-Sanah adalah Al-Jadbu (kemarau) dan Al-Qahthu (paceklik), diantara dalilnya yaitu firman Allah :
وَلَقَدْ أَخَذْنَا آلَ فِرْعَوْنَ بِالسِّنِينَ
"Dan sesungguhnya Kami telah menghukum (Fir’aun dan) kaumnya dengan (mendatangkan) musim kemarau yang panjang." (QS. Al-A’raf: 130)
Hal itu disebabkan oleh tercabutnya keberkahan dari hujan-hujan tersebut. Dan ini merupakan musibah yang paling menyakitkan. Karena diperolehnya kesulitan setelah terjadinya kelapangan serta tampaknya sebab-sebab kelapangan itu lebih parah dan lebih buruk. Lebih parah dan lebih buruk daripada apabila keputusasaan itu terjadi dari awal perkara.
والله تعالى أعلم بالصواب، والحمد لله رب العالمين
Jumat, 03 November 2023
Hakikat Paceklik ( Kemarau )
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Ketika Nasi Hantaran Menjadi "Risywah Sosial" dan Jerat Maksiat
Ketika Nasi Hantaran Menjadi "Risywah Sosial" dan Jerat Maksiat Di tengah masyarakat kita, tradisi hantaran makanan menjelang h...
-
Bersyukur Kepada Allah Vs Sesajen, Sedekah Bumi, Sedekah Gunung Dan Laut https://alhazimtanjung.blogspot.com/2023/06/bersyukur-kepada-allah-...
-
Merokok Menurut Fithrah Manusia Itu Thoyyib Ataukah Khobits ( Buruk ) ? 🔸 Ketika ada anak usia 7-10 tahun merokok ketika pertama kali m...
-
9 Wali Sulthan (Penguasa) Demak Mengikuti Madzhab Ahlus Sunnah Wal Jama'ah 9 Wali Sulthan (Penguasa) Demak Mengikuti Madzhab Ahlus Sunna...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar