Nabi Umat Islam Menghukumi Tiwalah (Pelet Dan Sihir Pemikat Hati) Termasuk Syirik
Jauhi Slogan "Cinta Ditolak Dukun Bertindak"
Allah Ta'ala berfirman :
وَاتَّبَعُوْا مَا تَتْلُوا الشَّيٰطِيْنُ عَلٰى مُلْكِ سُلَيْمٰنَ ۚ وَمَا كَفَرَ سُلَيْمٰنُ وَلٰكِنَّ الشَّيٰطِيْنَ كَفَرُوْا يُعَلِّمُوْنَ النَّاسَ السِّحْرَ
"Dan mereka mengikuti apa yang dibaca oleh syaithan-syaithan pada masa kerajaan Sulaiman. Sulaiman itu tidak kafir tetapi syaithan-syaithan itulah yang kafir," (QS. Al Baqarah : 102)
Ibnu Mas’ud radhiyallahu ‘anhu berkata bahwa beliau mendengar Rasulullah ﷺ bersabda :
إِنَّ الرُّقَى وَالتَّمَائِمَ وَالتِّوَلَةَ شِرْكٌ
“Sesungguhnya mantera-mantera, jimat-jimat dan tiwalah (pelet) adalah syirik.” (HR. Abu Daud no. 3883, Ibnu Majah no. 3530 dan Ahmad 1: 381. Syaikh Al Albani mengatakan hadits ini shahih).
Rabu, 08 November 2023
Nabi Umat Islam Menghukumi Tiwalah (Pelet Dan Sihir Pemikat Hati) Termasuk Syirik
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Ketika Nasi Hantaran Menjadi "Risywah Sosial" dan Jerat Maksiat
Ketika Nasi Hantaran Menjadi "Risywah Sosial" dan Jerat Maksiat Di tengah masyarakat kita, tradisi hantaran makanan menjelang h...
-
Bersyukur Kepada Allah Vs Sesajen, Sedekah Bumi, Sedekah Gunung Dan Laut https://alhazimtanjung.blogspot.com/2023/06/bersyukur-kepada-allah-...
-
Merokok Menurut Fithrah Manusia Itu Thoyyib Ataukah Khobits ( Buruk ) ? 🔸 Ketika ada anak usia 7-10 tahun merokok ketika pertama kali m...
-
9 Wali Sulthan (Penguasa) Demak Mengikuti Madzhab Ahlus Sunnah Wal Jama'ah 9 Wali Sulthan (Penguasa) Demak Mengikuti Madzhab Ahlus Sunna...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar