Rabu, 08 November 2023

Nabi Umat Islam Menghukumi Tiwalah (Pelet Dan Sihir Pemikat Hati) Termasuk Syirik


 

Nabi Umat Islam Menghukumi Tiwalah (Pelet Dan Sihir Pemikat Hati) Termasuk Syirik

Jauhi Slogan "Cinta Ditolak Dukun Bertindak"


     Allah Ta'ala berfirman :

وَاتَّبَعُوْا مَا تَتْلُوا الشَّيٰطِيْنُ عَلٰى مُلْكِ سُلَيْمٰنَ ۚ وَمَا كَفَرَ سُلَيْمٰنُ وَلٰكِنَّ الشَّيٰطِيْنَ كَفَرُوْا يُعَلِّمُوْنَ النَّاسَ السِّحْرَ

"Dan mereka mengikuti apa yang dibaca oleh syaithan-syaithan pada masa kerajaan Sulaiman. Sulaiman itu tidak kafir tetapi syaithan-syaithan itulah yang kafir," (QS. Al Baqarah : 102)

     Ibnu Mas’ud radhiyallahu ‘anhu berkata bahwa beliau mendengar Rasulullah bersabda :

إِنَّ الرُّقَى وَالتَّمَائِمَ وَالتِّوَلَةَ شِرْكٌ

“Sesungguhnya mantera-mantera, jimat-jimat dan tiwalah (pelet) adalah syirik.” (HR. Abu Daud no. 3883, Ibnu Majah no. 3530 dan Ahmad 1: 381. Syaikh Al Albani mengatakan hadits ini shahih).

Sabtu, 04 November 2023

Kebanyakan Orang Memusuhi (Membenci ) Orang Yang Memberi Nasihat


 

Kebanyakan Orang Memusuhi (Membenci ) Orang Yang Memberi Nasihat


قال أبو سليمان الخطابي رحمه الله: "فقد أبى أكثر أهل هذا الزمان قبول النصائح، ونصبوا العداوة لمن دعاهم إلى هدى، أو نهاهم عن ردى!". العزلة - (٣١).

     Abu Sulaiman bin Muhammad al-Khaththaby rahimahullah berkata : “Sungguh kebanyakan orang di zaman ini enggan untuk menerima nasihat. Bahkan mereka menancapkan permusuhan terhadap siapa saja yang mengajak mereka kepada petunjuk (kebaikan) dan melarang mereka dari kebinasaan (perbuatan buruk).”⁠ (lihat Al Uzlah - 31)

Bukti Awal Musim Penghujan Tiada Kaitan Buah Duwet Matang


 

Jumat, 03 November 2023

Jagalah Sholat Sebaik Mungkin Wahai Kawanku


 

Jagalah Sholat Sebaik Mungkin Wahai Kawanku

     Imam Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata :

‎”تارك الصلاة شر من السارق والزاني باتفاق العلماء”

“Orang yang meninggalkan shalat (dengan sengaja meski 1 kali) itu lebih buruk daripada pencuri dan pezina, menurut kesepakatan 'Ulama”. (lihat Jaami’ul Masaail, 142/4).

قال ابن القيم في كتابه الصلاة: لا يختلف المسلمون أن ترك الصلاة المفروضة عمدا من أعظم الذنوب، وأكبر الكبائر، وأن إثمه أعظم من إثم قتل النفس، وأخذ الأموال، ومن إثم الزنا، والسرقة، وشرب الخمر. وأنه متعرض لعقوبة الله وسخطه، وخزيه في الدنيا والآخرة. ثم اختلفوا في قتله، وفي كيفية قتله، وفي كفره. اهـ.

     Imam Ibnul Qayyim mengatakan dalam kitabnya Ash-Sholah :
“Ulama kaum Muslimin sepakat (tiada ikhtilaf), bahwa dosa meninggalkan shalat yang wajib dengan sengaja termasuk dosa besar yang terbesar. Dan bahwa dosanya di sisi Allah lebih besar daripada dosa : (1) membunuh jiwa, (2) mengambil harta tanpa hak, (3) zina, (4) mencuri dan (5) minum khamr (minuman keras). Dan bahwa pelakunya terancam dengan siksaan Allah, kemurkaan-Nya dan kehinaan dari-Nya di dunia dan di Akhirat kelak. Kemudian mereka berselisih paham tentang hukum membunuhnya, cara membunuhnya, dan tentang kekafirannya."

Hakikat Paceklik ( Kemarau )


 

Hakikat Paceklik ( Kemarau )


     Dari Abu Hurairah radhiyallahu anhu, Rasulullah  bersabda :

لَيْسَتِ السَّنَةُ بِأَنْ لَا تُمْطَرُوا وَلَكِنْ السَّنَةُ أَنْ تُمْطَرُوا وَتُمْطَرُوا وَلَا تُنْبِتُ الْأَرْضُ شَيْئًا

“Paceklik (kemarau) itu bukanlah dengan kalian tidak diberi hujan, tapi paceklik itu adalah kalian dihujani dan dihujani tetapi bumi tidak menumbuhkan apa pun.” (HR. Muslim)

     Makna kata As-Sanah adalah Al-Jadbu (kemarau) dan Al-Qahthu (paceklik), diantara dalilnya yaitu firman Allah :

وَلَقَدْ أَخَذْنَا آلَ فِرْعَوْنَ بِالسِّنِينَ

"Dan sesungguhnya Kami telah menghukum (Fir’aun dan) kaumnya dengan (mendatangkan) musim kemarau yang panjang." (QS. Al-A’raf: 130)

      Hal itu disebabkan oleh tercabutnya keberkahan dari hujan-hujan tersebut. Dan ini merupakan musibah yang paling menyakitkan. Karena diperolehnya kesulitan setelah terjadinya kelapangan serta tampaknya sebab-sebab kelapangan itu lebih parah dan lebih buruk. Lebih parah dan lebih buruk daripada apabila keputusasaan itu terjadi dari awal perkara.

والله تعالى أعلم بالصواب، والحمد لله رب العالمين

Minggu, 29 Oktober 2023

Termasuk Dosa Besar Ketika Dinasihati Menolak Nasihat Dengan Ucapan "Urus Saja Dirimu"


 

Termasuk Dosa Besar Ketika Dinasihati Menolak Nasihat Dengan Ucapan "Urus Saja Dirimu"


     Allah Ta'ala berfirman :

﴿ وَإِذَا قِيلَ لَهُ اتَّقِ اللَّهَ أَخَذَتْهُ الْعِزَّةُ بِالْإِثْمِ فَحَسْبُهُ جَهَنَّمُ وَلَبِئْسَ الْمِهَادُ ﴾ (البقرة: 206)

“Dan apabila dikatakan kepadanya, “Bertaqwalah kepadaNya,” bangkitlah kesombongannya untuk berbuat dosa. Maka pantaslah baginya neraka jahannam. Dan itu merupakan tempat tinggal yang terburuk.” (QS Al Baqarah: 206).

     Abdullah bin Mas’ud رضي الله عنه berkata, “Rasulullah ﷺ bersabda:

 ... وإنَّ أبغضَ الكلامِ إلى اللَّهِ أن يقولَ الرَّجلُ للرَّجلِ : اتَّقِ اللَّهَ ، فيقولُ عليكَ نفسَكَ. السلسلة الصحيحة - الصفحة أو الرقم : 2939 
التخريج : أخرجه النسائي في (السنن الكبرى 10685)، والبيهقي في (شعب الإيمان 630)، وقوام السنة في (الترغيب والترهيب 766)

“Dan sesungguhnya ucapan yang paling dimurkai oleh Allah adalah ketika seseorang berkata kepada orang lain : "Bertakwalah kamu kepada Allah."
Lalu orang itu menjawab : عليك بنفسك
‘"KAMU URUS SAJA DIRIMU SENDIRI".

(Sumber : Silsilah Al Ahadits Ash-Shahihah)

Sabtu, 28 Oktober 2023

Dianjurkan Menghibur Teman Tatkala Sedih



 

Dianjurkan Menghibur Teman Tatkala Sedih


     Al Hafidz Ibnu Hajar Al Asqolani rohimahullah berkata :

‏”الانسان إذا رأى صاحبه مهموماً اسْتُحِبَّ له أن يحدِّثه بما يُزيل همَّه ويُطَيِّب نفسه؛
‏لقول عمر بن الخطاب رضي الله عنه:
‏(لأقولنَّ شيئًا يضحك النبي ﷺ)”.

“Seorang insan apabila melihat temannya sedih maka disunnahkan untuk menghiburnya dengan ucapan (yang menyenangkan) dan menghilangkan kesedihannya.

Sebagaimana ucapan Umar bin Khothob rodhiyallahu ‘anhu, “Sungguh, aku akan mengucapkan sesuatu yang membuat Nabi tertawa..” (lihat Fathul Bari 9/363)

Karena tujuan pertemanan adalah..
Untuk saling menguatkan dan mengingatkan..
Agar tegar di atas jalan Allah Azza wajalla..
Bukan sebatas karena urusan dunia…
Atau kepentingan harta..




Sejak dulu diriku berupaya belajar untuk bisa ikhlash..

Tidak peduli diriku diapusi (ditipu) atau dimanfaatkan orang lain..

Prisipku selama aku mampu dan bisa..serta untuk perkara kebaikan dan taqwa, insya Allah akan tetap berupaya kutolong atau kubantu..

Walau sebenarnya diriku sadar tak semua orang tahu bagaimana cara berterima kasih..

والله تعالى أعلم بالصواب، والحمد لله رب العالمين.











Ketika Nasi Hantaran Menjadi "Risywah Sosial" dan Jerat Maksiat

  Ketika Nasi Hantaran Menjadi "Risywah Sosial" dan Jerat Maksiat Di tengah masyarakat kita, tradisi hantaran makanan menjelang h...