Utamakan Carilah Negeri Akhirat Dan Jangan Lupakan ( Mengabaikan ) Bagianmu Di Dunia
Apa yang dimaksud dengan ayat yang artinya "jangan lupakan bagianmu di dunia"? Apakah itu berarti kita membagi dunia dan akhirat menjadi ‘"fifty-fifty" sehingga seimbang? Ataukah makna yang benar adalah carilah negeri Akhirat yang jadi tujuan utama, sedangkan dunia kita gunakan sebagai sarana untuk menggapai kebahagiaan akhirat..sebagaimana ungkapan "carilah ilmu sungguh-sungguh dan jangan lupa makan (istirahat) ? Maka tidaklah benar jika hal tersebut dipahami bahwa makan sebagai tujuan utama ataupun menyeimbangkan antara mencari ilmu dengan perbuatan makan.
Allah Ta'ala berfirman :
وَابْتَغِ فِيْمَآ اٰتٰىكَ اللّٰهُ الدَّارَ الْاٰخِرَةَ وَلَا تَنْسَ نَصِيْبَكَ مِنَ الدُّنْيَا وَاَحْسِنْ كَمَآ اَحْسَنَ اللّٰهُ اِلَيْكَ وَلَا تَبْغِ الْفَسَادَ فِى الْاَرْضِ ۗاِنَّ اللّٰهَ لَا يُحِبُّ الْمُفْسِدِيْنَ
"Dan carilah (pahala) negeri akhirat dengan apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu, tetapi janganlah kamu lupakan bagianmu di dunia dan berbuatbaiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang berbuat kerusakan." (QS. Al Qashshash : 77)
Imam Ibnu Katsir rahimahullah menjelaskan mengenai ayat tersebut,
وَقَوْلُهُ: ﴿وَابْتَغِ فِيمَا آتَاكَ اللَّهُ الدَّارَ الآخِرَةَ وَلا تَنْسَ نَصِيبَكَ مِنَ الدُّنْيَا﴾ أَيِ: اسْتَعْمِلْ مَا وَهَبَكَ اللَّهُ مِنْ هَذَا الْمَالِ الْجَزِيلِ وَالنِّعْمَةِ الطَّائِلَةِ، فِي طَاعَةِ رَبِّكَ وَالتَّقَرُّبِ إِلَيْهِ بِأَنْوَاعِ الْقُرُبَاتِ، الَّتِي يَحْصُلُ لَكَ بِهَا الثَّوَابُ فِي الدار الآخرة. ﴿وَلا تَنْسَ نَصِيبَكَ مِنَ الدُّنْيَا﴾ أَيْ: مِمَّا أَبَاحَ اللَّهُ فِيهَا(٥) مِنَ الْمَآكِلِ وَالْمَشَارِبِ وَالْمَلَابِسِ وَالْمَسَاكِنِ وَالْمَنَاكَحِ، فَإِنَّ لِرَبِّكَ عَلَيْكَ حقًّا، ولنفسك عليك حقًّا، ولأهلك عليك حَقًّا، وَلِزَوْرِكِ عَلَيْكَ حَقًّا، فَآتِ كُلَّ ذِي حَقِّ حَقَّهُ.
Firman Allah Ta'ala :
{وَابْتَغِ فِيمَا آتَاكَ اللَّهُ الدَّارَ الآخِرَةَ وَلا تَنْسَ نَصِيبَكَ مِنَ الدُّنْيَا}
"Dan carilah (pahala) negeri akhirat dengan apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu, tetapi janganlah kamu lupakan bagianmu di dunia." (Al-Qashash: 77). Maksudnya, gunakanlah apa yang telah Allah anugerahkan untukmu dari harta dan kenikmatan yang besar untuk ketaatan kepada Rabb-mu dan mendekatkan diri kepada-Nya dengan mengerjakan berbagai amal pendekatan diri kepada-Nya, yang dengannya kamu akan memperoleh pahala di kehidupan akhirat.
{وَلا تَنْسَ نَصِيبَكَ مِنَ الدُّنْيَا}
"dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (kenikmatan) duniawi." (Al-Qashash: 77). Yakni yang Allah bolehkan berupa makanan, minuman, pakaian, tempat tinggal dan pernikahan. Karena sesungguhnya Rabb-mu mempunyai hak atas engkau, dan engkau mempunyai hak atas dirimu sendiri, keluargamu juga memiliki hak. Istrimu pun memiliki hak. Maka tunaikanlah hak-hak setiap yang memiliki hak.” (lihat Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim).
والله تعالى أعلم بالصواب، والحمد لله رب العالمين
Selasa, 17 Oktober 2023
Utamakan Carilah Negeri Akhirat Dan Jangan Lupakan ( Mengabaikan ) Bagianmu Di Dunia
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Alhamdulillah.. Mitos Tahun Baru Imlek Pada Tahun Ini ( 17-02-2026 ) Pun Terbukti Tidak Benar
Alhamdulillah.. Mitos Tahun Baru Imlek Pada Tahun Ini ( 17-02-2026 ) Pun Terbukti Tidak Benar Alhamdulillah.. pada hari raya imlek tahun i...
-
9 Wali Sulthan (Penguasa) Demak Mengikuti Madzhab Ahlus Sunnah Wal Jama'ah 9 Wali Sulthan (Penguasa) Demak Mengikuti Madzhab Ahlus Sunna...
-
Memelihara Lihyah (Jenggot) Termasuk Sunnah Nabi Perintah Nabi Agar Memelihara Jenggot الأصل في الأمر للوجوب إلا مادل الدليل على خلافه ■...
-
Area kuburan dijadikan tempat pembuangan sampah Kewajiban Ihtirom ( Menghormati ) Kuburan Dan Tidak Menyakiti Ahli Kubur الواجب احترام القبو...


Tidak ada komentar:
Posting Komentar